Postingan

Polemik Mengungkap Alasan Pemerintah Ingin Kenakan PPN Sembako Hingga Pendidikan

Jakarta -  Rencana pengenaan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kelompok barang dan jasa tertentu, termasuk sembako dan pendidikan dikritik oleh banyak pihak. Rencana ini tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP). Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan word play here menjelaskan latar belakang perubahan ketentuan PPN tersebut, khususnya terkait informasi mengenai PPN untuk sembako dan jasa pendidikan. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Neilmaldrin Noor mengatakan, perubahan ketentuan PPN ini dilatarbelakangi beberapa hal. Pertama, karena adanya distorsi ekonomi disebabkan tax occurrence, sehingga harga produk dalam negeri tidak dapat bersaing dengan produk impor. Selain itu, juga disebabkan pemungutan pajak yang ada saat ini dinilai tidak efisien serta pemberian fasilitas seperti saat ini memerlukan Surat Keterangan Bebas Pajak (SKB) Pajak dan Surat Keterangan Ti...

Sebanyak 81 Pengungsi Rohingnya dari Bangladesh Tiba di Pantai Aceh Timur

Sebanyak 81 warga etnis Rohingya terdampar di Aceh. Para imigran itu terdampar di Pantai Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Jumat (4/6). Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, membenarkan informasi tersebut. Para imigran rohingya tersebut terdampar di wilayah Pantai Kuala Simpang Ulim. "Benar terdampar, ada 81 orang," kata Miftach Miftach menuturkan, berdasarkan informasi diperolehnya jumlah pengungsi Rohingya yang terdampar itu sebanyak 90 orang. Namun, delapan orang meninggal dunia dan satu orang hilang di laut. " Mereka lari dari kamp pengungsi Bangladesh sejak 11 Februari 2021," ujarnya. Selama di laut, kapal yang mereka tumpangi sempat mengalami kerusakan mesin. Kemudian diselamatkan oleh polisi pantai Andaman India. " Setelah diberi bantuan makanan dan lainnya, 81 warga Rohingya tersebut dilepaskan kembali. Dan tibalah mereka di Kuala Simpang Ulim," tuturnya. Terdamparnya 81 imigran Rohingya ini adalah untuk pertama k...

Beberapa Fakta Terbaru Seputar Aturan Larangan Mudik Lebaran 2021

Jakarta -  Pemerintah telah melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021. Masa pelarangan mudik Lebaran tahun ini ditetapkan sejak 6 Mei hingga 17 Mei nanti. Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut mengingatkan kembali masyarakat agar tidak mudik pada libur Idulfitri 2021. Menurut dia, hingga saat ini pandemi Covid-19 masih mengancam dan akan menimbulkan kenaikan kasus jika tidak dicegah. " Pandemi masih mengancam. Mari menahan diri demi keselamatan bersama," kata Jokowi. Tidak lupa, Presiden Jokowi pun mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari jaga jarak, cuci tangan, memakai masker, hingga menjauhi kerumunan, agar tidak terpapar infection yang sudah memakan korban tersebut. " Covid-19 masih mengancam, jangan lengah, tetap waspada," tegas Presiden Jokowi. Berikut sejumlah fakta terbaru seputar pelarangan mudik Lebaran 2021. Penerbangan Carter Kini Turut Dilarang Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, peme...

Kudeta yang Terjadi di Myanmar Membuat Layanan Kesehatan Menjadi Tidak Beraturan Saat Pandemi

Naypyitaw -  Para tenaga kesehatan Myanmar kini berada pada posisi dilematis, antara kewajiban merawat pasien dan bekerja untuk pemerintahan junta militer yang melakukan aksi harsh terhadap rakyatnya sendiri. Moe * berusia 53 tahun dan kini mengidap kanker payudara stadium tiga. Dia menjalani perawatan terapi penyinaran setiap tiga pekan sekali di Rumah Sakit Umum Mandalay milik pemerintah di Myanmar utara. Namun, ketika militer melengserkan pemerintahan sipil Myanmar yang terpilih melalui pemilu demokratis pada 1 Februari, rumah sakit tersebut mendadak tutup. Para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lain melangkah ke luar dari fasilitas itu sebagai aksi protes. Sampai saat ini mereka belum kembali ke rumah sakit tersebut. Akibatnya, perawatan Moe terbengkalai. Dia tidak mampu membayar biaya sekitar US$ 700 (Rp 10,1 juta) untuk menuntaskan terapi penyinaran di rumah sakit swasta. Tanpa perawatan itu, dia meyakini umurnya tersisa satu tahun lagi. Walau demikian, Moe tidak menyalah...

Beberapa Tips yang Bisa Dilakukan saat Sahur agar Tubuh Tetap Bertenaga

  Pada saat berpuasa, konsumsi makanan ketika sahur merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini bisa sangat menentukan puasa yang sedang kita jalani selanjutnya. Asupan makanan yang tepat ketika sahur bisa memastikan tubuh agar tidak kekurangan nutrisi. Makanan yang tepat juga bisa memastikan agar kamu tidak cepat lapar. Lebih lanjut, pilihan makanan yang tepat juga sangat berpengaruh untuk membuat energi tubuhmu tetap terjaga. Dikumpulkan dari sejumlah sumber, berikut sejumlah hal yang diperlukan saat sahur agar tubuh tetap bertenaga ketika berpuasa. Batasi Konsumsi Garam Pada saat sahur, sangat disarankan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi salt. Pasalnya, konsumsi tinggi sodium bisa menyerap air dan membuat kita haus di siang hari. Makanan tinggi garam bisa membuat tubuh lebih cepat haus terutama pada siang hari. Makanan tinggi garam ini termasuk keripik kentang, kecap asin, serta makanan beku. Cukup Nasi Nasi merupakan makanan pokok sebagian masyarakat Indonesia. Pa...